Komeng, pelawak yang kini menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) atau bisa disebut senator, kini tengah bersiap menerima mobil impiannya. Uniknya, bukan seperti para pejabat lainnya, Komeng justru mencoba mewujudkan mimpinya sejak lama, yakni memiliki mobil GMC Vandura yang pernah muncul di serial televisi The A-Team.
Hanya saja, ia tidak bisa begitu saja membeli mobil klasik tersebut. Untungnya, ia tidak pernah kehabisan cara. Ia kemudian menghubungi rumah modifikasi Autologi untuk mewujudkan keinginan tersebut.
Modalnya, sebuah mobil MPV entry-level buatan Daihatsu, yaitu Luxio. Pemilihan Luxio sendiri didasari oleh desainnya yang kotak, mudah dirawat, serta tersedia dalam varian matik yang diminta oleh m Komeng.

Body mobil dikonversi menggunakan bahan besi yang dibentuk dengan tangan, kecuali bagian samping yang menggunakan bahan fiber. Pada bagian depan, terdapat fascia baru yang terdiri dari kap mesin, grille, lampu kotak, bumper depan, front spoiler, dan fender baru. Kemudian pada bagian kaca depan, terdapat sunvisor.
Berlanjut pada bagian samping, terdapat tambahan widebody baru yang membuat pintu harus dimodifikasi. Pintu sliding belakang juga dimodifikasi menjadi elektrik menggunakan komponen dari Toyota Alphard. Kaca belakang ditutup dengan panel besi agar menyerupai Vandura dan terdapat spion gaya Amerika.
Terakhir, pada bagian belakang terdapat rear spoiler. Pintu belakang asli model tailgate diganti menjadi barndoor alias membuka ke samping, yang dibuat custom oleh Autologi. Lampu belakang menggunakan komponen dari Jeep. Body mobil dilabur dengan warna hitam menggunakan cat Sikkens HS Expert.
“Kita sudah selesai membuat GMC alias Gran Max Custom. Mobil ini dibuat dalam waktu tiga bulan untuk Bang Komeng. Mobil ini untuk DPD,” ujar Yogie Ramadha, Direktur Autologi Artwork Indonesia.
Sebelum diserahkan ke Komeng, Autologi juga telah mencoba mobil dinas tersebut di jalan. Hal itu dilakukan agar mobil dinas Komeng tersebut benar-benar bisa dikendarai dengan nyaman untuk kegiatan harian.
“Diuji supaya tahu apakah nyaman dipakai hingga menemukan masalah-masalah yang terjadi akibat modifikasi,” terangnya.




