Sebuah Lamborghini langka jenis Revuelto terlibat kecelakaan di Tol Jombang-Mojokerto (Tol Jomo), tepatnya di KM 697-B. Supercar bernilai miliaran rupiah yang diyakini cuma ada dua di Indonesia itu menghantam bagian belakang Suzuki Ignis hingga ringsek. Pengemudinya, Gabriel Rey, yang dikenal sebagai CEO platform crypto Triv sekaligus Crazy Rich asal Surabaya, akhirnya angkat bicara.
Lewat akun Instagram pribadinya @gabrielrey99, ia menyampaikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Ia juga memastikan telah menanggung seluruh kerugian yang dialami pemilik Ignis.
“Tidak ada korban dan seluruh kerugian sudah saya ganti 100%. Saya juga bersyukur tidak mengalami luka sama sekali,” ucap Gabriel dalam wawancara yang diunggah kanal Crypto Wave, Sabtu (3/5/2025).
Gabriel menjelaskan, Lamborghini langka miliknya itu saat ini sedang diperbaiki dan diperkirakan bisa kembali seperti semula dalam waktu dua bulan.
“Saat ini Lamborghini sedang dalam proses recovery, kurang lebih dua bulan akan kembali seperti semula,” ujarnya.

Seperti diketahui, kecelakaan terjadi pada pukul 10.10 WIB. Lamborghini Revuelto tersebut menghantam Suzuki Ignis yang dikemudikan warga Gresik bernama Dimas. Setelah tabrakan, mobil sport itu baru berhenti setelah menabrak guard rail di sisi kiri jalan tol. Benturan keras membuat bagian depan Lamborghini rusak parah—kap mesin terlepas, bemper dan lampu depan hancur. Sementara Ignis juga mengalami kerusakan cukup berat.
Dua penumpang Ignis mengalami luka ringan. Sementara Gabriel dan seorang penumpang wanita di Lamborghini tidak mengalami luka serius. Kepala Departemen Operasi Astra Tol Jomo, Zanuar Firmanto, menduga kecelakaan terjadi karena Gabriel gagal menjaga jarak aman saat hendak menyalip kendaraan di depannya.
“Indikasi pengemudi Lamborghini kurang antisipasi menjaga jarak aman sehingga menabrak kendaraan di depannya,” kata Zanuar.
Kecelakaan ini kembali menjadi sorotan karena melibatkan kendaraan super mahal. Lamborghini langka jenis Revuelto memang bukan mobil sembarangan. Pertama kali diproduksi pada 2023, mobil ini merupakan penerus Aventador dan langkah besar Lamborghini menuju elektrifikasi.
Revuelto dibekali mesin V12 6.5 liter yang dikombinasikan dengan tiga motor listrik. Total tenaga yang dihasilkan mencapai 1.001 hp, menjadikannya mobil paling bertenaga dalam sejarah Lamborghini. Dengan kemampuan akselerasi dari 0–100 km/jam hanya dalam 2,5 detik, mobil ini punya kecepatan maksimum 350 km/jam. Harga globalnya mencapai USD 608.000, dan bisa tembus Rp 20 miliar ketika masuk ke Indonesia karena beban pajak tinggi.
Meski performanya luar biasa, kecelakaan ini menjadi pengingat bahwa keselamatan tetap prioritas, tak peduli semewah apa kendaraan yang dikendarai. Kini, publik menunggu apakah sang pemilik Lamborghini langka akan lebih berhati-hati di jalan raya.




