Pada ajang Consumer Electronics Show (CES) 2025 yang tengah berlangsung di Las Vegas, Amerika Serikat, Suzuki dan Applied EV mengumumkan kerja sama yang sangat menarik dengan mengubah Suzuki Jimny menjadi mobil listrik otonom yang berdesain sangat radikal. Kolaborasi ini memperkenalkan kendaraan otonom yang disebut ‘6th Generation Blanc Robot’, yang merupakan hasil dari inovasi bersama kedua perusahaan.
Yang membuat transformasi ini radikal adalah penggunaan sasis Suzuki Jimny sebagai dasar pengembangan, sementara bodi asli Jimny sepenuhnya dipangkas dan digantikan dengan desain baru yang lebih minimalis. Applied EV mengubah Jimny menjadi platform mobil listrik tanpa sopir yang bisa digunakan untuk pengiriman jarak terakhir maupun operasional di area industri seperti gudang dan tambang.
Desain flatbed kendaraan ini dapat disesuaikan untuk berbagai kebutuhan, dari van pengiriman hingga aplikasi lainnya. Julian Broadbent, CEO Applied EV, menjelaskan bahwa meskipun kendaraan ini didasarkan pada Suzuki Jimny, platform ini sangat kokoh dan mampu beroperasi di medan off-road, berkat sasis Jimny yang sudah terbukti ketangguhannya.

Suzuki dan Applied EV juga telah berencana memproduksi 100 unit pertama dari Blanc, dengan struktur bodi yang diproduksi di Jepang dan dikirim ke Australia untuk digabungkan dengan teknologi otonom Applied EV. Kerja sama ini membawa angin segar bagi industri kendaraan listrik otonom, meskipun pengembangan Jimny listrik sendiri tidak sedang direncanakan oleh Suzuki.
Sebagai gantinya, Suzuki kini fokus pada peluncuran model listrik pertama mereka, e-Vitara, yang juga diperkenalkan di CES 2025. Mobil lisrik itu sendiri sudah dipasarkan di India per akhir 2024 lalu.




